Jika ada mulut di dunia ini yang dapat mengatakan segalanya dengan langsung kepadamu, pasti perasaanku dengan mudah tersampaikan. Kelemahanku dan kesalahanku adalah tidak dapat membuat mulutku mengatakan dengan jelas mengenai apa rasa yang ada. Bahkan apabila perasaan itu terlalu menusukku, pasti aku akan semakin terdiam untuk selamanya. Bahkan dirimu akan merasa lelah untuk menanti dan menunggu sebuah jawaban ke luar dari mulutku. Hari ini, aku kembali terpuruk dalam kondisi yang membuatku semakin buruk.
Aku lelah dalam beberapa jam dan terus berusaha melupakan semua kalimat yang terucap dari mulutmu. Tetapi, kenyataannya.... Air itu kembali mengalir di tulang pipiku saat aku tersadar tidak ada seorangpun di sekelilingku.
Mungkin benar, aku bukanlah seorang wanita yang pantas untuk dirimu. Dan mungkin juga benar, aku bukanlah wanita yang dapat bertahan denganmu. Tetapi, kenapa aku tetap mengeluarkan semangatku untuk tetap menjadi yang terbaik dan mempertahankan segalanya... saat semuanya terlihat jelas... bahwa dirimu mungkin akan menyerah untuk benang merah yang lama tersambung ini.
Namun, aku mempunyai keyakinan akan berhenti selamanya saat kau memotong benang merah itu. Karena, aku hanya mempunyai keyakinan dan kekuatan saat kau tetap berjalan bersamaku untuk menahan benang merah itu. Walaupun kau tidak bisa menjadi punggung dan bahu untukku, tetapi aku akan bertahan jika benang merah itu tetap aman dalam posisi yang sama. Jika tidak, aku akan melepaskan benang merah itu dan hanya bisa terduduk diam melihatnya. Merasakan betapa semuanya telah sia-sia dan berakhir dengan cepat di depanku... sambil tidak akan menjadi egois lagi untuk berharap kau adalah hal yang akan terus ada di kobaran api dalam hatiku.
Dan saat itu telah tiba, aku hanya dapat mengeluarkan senyuman terakhir untukmu dan berharap dari kejauhan akan ada hal yang berubah dari putusnya benang merah itu... serta kau pun tidak akan melihat betapa terpuruknya aku yang nantinya akan membuat dirimu ikut terpuruk lebih dalam karena hal itu. Karena, aku yakin... pikiran akan memori itu akan segera hilang dan rasamu akan menemukan sesuatu yang baru... yang lebih baik dariku... Itulah harapan dan doaku untukmu... bukan untukku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar